Tips Bagaimana Kita Bisa Memahami, Menerima, dan Menyayangi Diri Sendiri

Assalamualaikum wr. wb.

Perkenalkan nama saya Rahman Kukuh Imani, biasa dipanggil Rahman. Saya mahasiswa baru Universitas Brawijaya dari Fakultas Ilmu Komputer jurusan program studi Pendidikan Teknologi Informasi, Cluster 10. Pada kali ini, saya akan menceritakan tentang bagaimana kita bisa memahami, menerima, dan menyayangi diri kita sendiri.

Mungkin dari sebagian besar orang, mencintai diri sendiri itu memang tidaklah mudah. Terlebih lagi, kita sebagai manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Orang-orang tentu akan merasa minder ketika punya sebuah kekurangan pada dirinya. Alhasil, mereka menjadi enggan menerima dan menyayangi dirinya.

Manusia kadang-kadang membandingkan dirinya dengan orang lain. Setiap orang yang hidup itu berbeda-beda dan tidaklah sama dengan sama. Mungkin ada juga anak kembar yang memiliki fisik yang sama, dimulai dari rambut, wajah dan telinga yang serupa. Akan tetapi, anak kembar tersebut punya perbedaan yakni karakter yang dimiliki masing-masing oleh kedua anak tersebut.

Memang untuk menerima diri kita apa adanya tidak mudah dibandingkan dengan menilai orang lain. Kita senang dengan menjadi orang lain dan ingin menjadi yang kita kagumi seperti halnya idola kita. Sering sekali kita melihat orang bukan menjadi dirinya sendiri seperti meniru gaya rambut, berpakaian, dan gaya hidup yang sekiranya tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Apalagi kalau kebiasaan tersebut sudah biasa dilakukan akan menimbulkan dampak psikologis yang tidak baik bagi orang tersebut. Rasa iri, benci, dan minder akan muncul dari kebiasaan tersebut. Yang lebih parahnya lagi, bisa menyebabkan kematian. Waw, ternyata mengerikan juga ya. Makanya kita harus bisa mau menerima, memahami, dan menyayangi diri kita sendiri tanpa menjadi orang lain.

Sebenarnya untuk menjadi diri sendiri itu mudah kok, Asalkan kita mau menerima kelebihan dan kekurangan yang kita miliki tanpa perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Selain itu, kita juga nggak perlu mendengarkan kata omongan orang mengenai diri kita. Karena, belum tentu yang menilai diri kita selalu benar.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa ”Menjadi diri sendiri itu lebih baik daripada menjadi orang lain”. Meskipun demikian, akan lebih baik lagi jika kalian menjadi yang terbaik dari dirimu sendiri.  Nah, pada artikel ini, aku mau membagikan tips-tips bagaimana kita bisa memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri.Mohon dibaca sampai selesai.

            1. Bersyukur

Cara pertama yang bisa kalian lakukan yakni bersyukur. Bersyukur dengan apa yang tuhan telah anugerahkan terhadap kita merupakan salah satu cara yang mudah untuk mencintai diri sendiri. Banyak orang yang punya keterbatasan fisik dan kemudian mereka depresi yang akhirnya mereka memutuskan untuk bunuh diri karena tidak seperti orang lain yang sempurna. Bersyukur dengan mata dan hati yang terbuka akan memudahkan kalian bisa memahami diri kalian seperti apa.

2. Lakukan apa yang disukai

Melakukan hal-hal yang disukai kadang-kadang bisa membuat kita keluar dari aturan. Seperti menonton film di Youtube, main game, atau berolahraga bisa membuat energi positif pada dirimu menjadi jauh lebih baik. Akan tetapi, jangan sampai ketika kalian melakukan yang disukai kalian lupa akan waktu yang penting seperti waktu tidur atau makan. Dan jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan tubuhmu.

3. Menekuni Hobi dan Bakat

Cara selanjutnya adalah menekuni hobi yang kamu suka. Menekuni sebuah hobi akan membuat kalian lebih bisa lebih mengerti tentang jati diri kalian. Kalian akan menyadari bahwa di dalam jati diri kalian terdapat bakat yang nantinya pada suatu saat nanti akan berguna bagi diri kalian. Dengan begitu kalian akan mudah mencintai jadi diri kalian masing-masing .

Kadang manusia juga merasa dirinya sendiri tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar, padahal bukan seperti itu. Setiap manusia punya jatah porsi dan kelebihan masing-masing yang berbeda dengan orang lain.

4. Hilangkan Gengsi

Hidup dengan apa adanya itu jauh lebih baik daripada hidup dengan gengsi. Hidup dengan gengsi justru akan membuat kalian mencegah mencintai dan memahami diri sendiri, Terlebih lagi, kalian merasa hidup di bawah tekanan gengsi. Setidaknya kalian jangan sampai hidup kalian terbawa oleh gengsi demi bisa meniru hidup orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri.

5. Selalu berprasangka baik

Yang terakhir adalah selalu berprasangka baik terhadap diri sendiri. Mungkin sebagian orang banyak yang berprasangka buruk terhadap diri sendiri karena beberapa hal, seperti banyak kekurangan, tidak punya bakat, dan mungkin tidak menjadi orang yang diinginkan. Kita jangan selalu berprasangka buruk pada diri sendiri karena itu bisa menghambat kita untuk memahami, mencintai, dan mengenali diri sendiri. Cobalah kita untuk berprasangka baik pada diri kita dengan melihat kelebihan yang kita miliki, apa yang kita bisa, dan jangan sering melihat kekurangan kita.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Jika ada salah kata ataupun kekurangan saya mohon maaf. Semoga artikel ini memiliki manfaat untuk kita semua. Terima kasih telah membaca.

Sekian,

Wassalamu’alaikum wr. Wb.


Komentar